cara tanam pinang agar cepat berbuah
Danusahakan pohon pinang terkena sinar matahari langsung selama 6 - 8 jam saja perhari,
Buatlahlubang tanam dengan diameter 5 cm dan kedalaman 5 cm pada media tanam, lalu masukkan bibit cabe. Setelah itu tutup lubang tanam dan jangan lupa untuk sedikit memadatkannya agar bibit dapat berdiri dengan kokoh. 7. Mulai Perawatan Tanaman Cabe. Hal terpenting dalam cara menanam cabe agar cepat berbuah yaitu dengan melakukan perawatan yang tepat.
Silatonton video dibawah, bukti pokok durian berbuah dalam pasu besar. ٢٦ جمادى الأولى ١٤٤٠ هـ. Cara tabulampot durian atau menanam durian dalam pot agar cepat berbuah dan panen durian atau duren durio zibethinus adalah salah . Cara menanam buah durian dalam pot ini tidaklah mudah karena memerlukan.
CaraBudidaya Lada Agar Berbuah Lebat 9 Cara Budidaya Lada Agar Berbuah Lebat. Pertanian. Senin, 1 Agustus 2022 15:46 WIB. Oleh: admin. Meskipun berasal dari India, tanaman lada atau biasa disebut merica (Piper nigrum L) yang berasal dari Indonesia juga tak kalah populer, bahkan sejak sebelum Perang Dunia Kedua. Lada merupakan bahan baku
Fungsidari pengeratan ini untuk menghalangi makanan yang telah ada di batang turun lagi melewati susunan kambium, sehingga dapat merangsang tabulampot cepat berbuah. 10. Melakukan Stress Air. Cara yang paling sederhana agar tabulampot cepat berbuah adalah dengan cara melakukan stress air pada tanaman tersebut.
Tchat Gratuit Pour Rencontre Amitie Et Se Faire Des Amis. HomeHobiCara Menyemai Biji Pinang dan Menanamnya di Kebun agar TumbuhHobiJuly 18, 2021 0921Pinang Areca catechu ialah tanaman perkebunan yang termasuk dalam suku aren-arenan Arecaceae. Tanaman pinang ini tumbuh satu per satu serta tak berumpun, batangnya lurus dengan permukaan agak licin berdiameter sekitar 15 cm, garis lingkar batangnya terlihat jelas, dan memiliki buah yang berbentuk bulat telur. Beberapa jenis pohon pinang yang cukup terkenal di Indonesia adalah pinang merah, pinang hijau, pinang biru, pinang kelapa, pinang sirih, pinang hutan, dan pinang irian. Anda bisa memilih pinang mana yang akan ditanam karena semuanya begitu dasarnya tanaman pinang akan tumbuh dengan baik pada ketinggian antara 10-1000 m dpl dengan lokasi ideal di ketinggian 600 meter dpl. Di tempat tersebut, curah hujannya umumnya berkisar antara 750-4500 mm/tahun, temperatur udara 20-30 oC, serta tingkat kelembaban udara 50-90%. Tanah yang bagus untuk mendukung pertumbuhannya adalah tanah yang memiliki aerasi lancar, tidak mengandung lapisan tanah cadas, jenis tanahnya laterit, lempung, atau aluvial, serta memiliki pH berkisar 4-8. Dengan perawatan yang baik, tanaman pinang Anda akan tumbuh Anda bisa mengikuti panduan di bawah ini untuk menanam pinang dengan baik!PERSIAPAN BIBITTeknik perbanyakan pohon pinang dapat dilaksanakan melalui biji. Pilihlah buah pinang yang ukurannya besar dan seragam dengan bobot setidaknya 60 buah/kg, kondisinya harus matang sempurna, dan buah berasal dari pohon yang telah berumur lebih dari 10 tahun dan sehat. Buah yang sudah terkumpul lantas direndam di dalam air selama 5-8 jam untuk memacu percepatan proses perkecambahannya. Di dalam 1 m2 area lahan bisa digunakan untuk menyemai kira-kira 100-400 buah pinang. Anda juga bisa menyemai buah pinang di dalam polybag untuk mempermudah perawatan dan pemindahan untuk pembibitan harus memiliki tanah yang subur, bebas dari gulma, serta aman dari gangguan. Lahan lantas dibentuk menjadi beberapa bedengan yang memiliki lebar 1 m dan tinggi 20-30 cm. Setelah lahan sudah siap, lalu Anda dapat menanamkan biji pinang ke dalam bedengan dengan susunan serapat mungkin sehingga daya tampungnya dapat dimaksimalkan dengan baik. Di atas bedengan ini kemudian ditaburi lapisan tanah subur setebal 10-20 cm. Setelah itu, pasang juga naungan untuk menjaga kondisi kelembaban media tanamnya. Selama masa pembibitan, lahan harus disiram setiap pagi dan sore PEMBIBITANPembibitan pinang biasanya dilakukan menggunakan polybag yang berukuran 15 cm. Buatlah beberapa lubang di dasar polybag sebagai saluran drainase untuk tempat air mengalirnya. Polybag tersebut lantas diisi dengan media tanam berupa campuran tanah serta pupuk kandang sampai memenuhi ¾ dari total volumenya. Disarankan pula untuk menambahkan sekam bakar secukupnya untuk menyuburkan media tanam tersebut. Setelah polybag ini telah siap, Anda bisa menanamkan kecambah pinang ke dalamnya. Kacambah ini diambil dari tempat dilakukannya proses perkecambahan di pemindahan kecambah pinang harus dilaksanakan dengan sangat hati-hati supaya kemungkinan terjadinya kerusakan pada akar dan tunas bibit pinang dapat diminimalisir. Kecambah ini ditanamkan di kedalaman 4-8 cm sehingga ujungnya rata dengan permukaan tanah. Setelah itu polybag tersebut dapat disusun di bedengan khusus yang sudah dilindungi oleh naungan setinggi 2,5 m. Bibit pinang tadi boleh dipindahtanamkan ke lahan setelah berusia 2-3 bulan. Kerjakan proses pemindahan ini di pagi atau sore hari dengan baik. Sehingga tanaman pinang akan tumbuh dengan maksimal saat ditanam di BIBITKebanyakan para petani menanam pohon pinang dengan jarak 3 x 3 m. Jarak tadi dianggap sudah cukup efisien bagi pertumbuhan tanaman pinang. Tanaman tersebut akan tumbuh dengan baik serta sanggup menghasilkan buah secara optimal. Bahkan Anda pun dapat menanam tanaman palawija di sela-selanya. Waktu penanaman paling bagus dilaksanakan pada awal musim penghujan sehingga kebutuhan air yang diperlukan oleh tanaman tersebut dapat terpenuhi. Anda harus merawat tanaman ini dengan baik dan benar untuk memperoleh hasil panen yang maksimal.
– Buah Pinang atau bahasa Latin Areca Cathecu adalah salah satu komuditas ekspor Indonesia. Permintaan akan buah pinang ini cukup tinggi. Pinang umumnya tumbuh banyak di pekarangan rumah atau kebun dan tidak banyak petani yang menanam pinang secara serius dan intensif. Biji pinang cocok untuk bahan makanan, bahan baku industri seperti pewarna kain dan obat-obatan. Biji pinang sebagai komponen jamu telah dimasukkan dalam daftar prioritas WHO World Health Organization / Organisasi Kesehatan Dunia. Biji pinang ini telah digunakan selama ribuan tahun SM. Digunakan sebagai obat, terutama di Mesir dan India. Budidaya Pinang Sejauh ini, banyak negara telah menggunakan biji pinang termasuk sebagai; Anthelmintik, eksim, sakit gigi, flu, luka, kudis, difteri, kram menstruasi, mimisan, sakit mulut, diare, koreng dan borok. Cara Budidaya PinangSyarat TumbuhBibit PinangPembibitan PinangProses PenanamanPemeliharaan dan PerawatanPenyulamanPemupukanPenyianganPengairanPengendalian Organisme PenggangguProses PanenShare thisRelated posts Syarat Tumbuh Pinang tumbuh dengan baik ketika ditanam di lokasi yang memenuhi kondisi pertumbuhan. Jika tempat tersebut cocok, itu akan memiliki efek yang baik untuk mencapai pertumbuhan dan produksi buah yang optimal. Beberapa persyaratan untuk dipertimbangkan ketika menanam pinang adalah Pinang dapat menghasilkan secara optimal pada ketinggian m di atas permukaan laut meter di atas permukaan laut. Tanaman pinang yang ideal ditanam pada ketinggian kurang dari 600 m di atas permukaan yang baik untuk budidaya pinang adalah tanah beraerasi yang baik, solum tanah dalam tanpa lapisan cadas, jenis tanah laterik, tanah lempung merah dan tanah tanah baik untuk pertumbuhan tanaman pinang pada pH 4 hingga hujan yang diinginkan Tanaman pinang antara mm / tahun didistribusikan secara merata sepanjang tahun atau hari hujan sekitar 100-150 pinang sangat cocok di daerah dengan iklim sedang dan agak basah dengan bulan basah 3-6 bulan / tahun dan bulan kering 4-8 bulan / pinang dapat tumbuh dengan baik pada suhu optimal antara 20 ° C dan 32 ° C. Tanaman pinang membutuhkan daerah dengan kelembaban antara 50% dan 90%.Pohon pinang membutuhkan paparan sinar matahari yang cukup. Penyinaran yang cocok untuk tanaman pinang berkisar antara 6-8 jam / hari. Bibit Pinang Benih berkualitas berasal dari benih terpilih dari pohon induk terpilih. Pohon induk dapat dipilih pada masing-masing pohon dengan memilih sebagai berikut Pohon utama tumbuh tegar, batangnya lurus, mahkota pohon berbentuk setengah bulat dan pertumbuhan daun itu bebas dari hama dan penyakitUsia pohon lebih dari 10 tahun dan tetap stabil dalam produksi yang sesuai dengan sekitar 4-5 batang lebih dari 45 cm diukur pada ketinggian 1 m dari permukaan tanah.Daun yang memiliki lebih dari 8 helai terbuka tandan lebih dari 4 buah per tandan lebih dari 50 butir. Pembibitan Pinang Setelah menemukan lahan yang sesuai dengan kondisi optimal untuk menanam pinang tahap selanjutnya adalah pembibitan. Ada beberapa fase proses pembibitan pinang yang dikerjakan sebagai berikut Siapkan polybag 20/10 x 20cmBuat lubang di bagian bawah polybagCampurkan tanah yang akan diisi dengan polybag dengan kompos atau pupuk kandangIsi 2/3 polybag dengan kompos atau tanahTanam biji / buah pinnag pilihan di dalam polybag yang berbaring seperti menanam kelapaTunggu sampai Anda berusia 5 bulan Proses Penanaman Ketika bibit sudah tumbuh sehat, saatnya untuk beralih dari polibag ke lahan yang digunakan sebagai tanaman pinang. Beberapa hal yang perlu dipertimbangkan ketika menanam adalah Jarak minimum 2,75 mx 3 mAgar lahan tanam terlihat rapi dan optimal, bambu ajir harus diberikan di sekitar tanaman1200 batang pinang dapat diletakkan di atas lahan seluas satu hektarJarak antar tanaman sangat memengaruhi proses masuknya sinar matahari ke tanamanProses radiasi matahari memiliki dampak besar pada tanaman Pinang, antara lainRuas Batang yang lebih pendekTanaman tidak tumbuh besar dengan cepatAkar dan batang yang lebih kuatTingkat pertumbuhan bunga menjadi lebih tinggi untuk buahLubang tanam pinang memiliki ukuran 50 cm x 50 cm x 50 cmLubang tanam harus dilepas 1 bulan sebelum tanam di ladang, karena lubang tanam harus terkena sinar matahari selama 1 bulanSetiap lubang berisi hingga 1 kg pupuk kandang atau kompos per lubang tanaman Salah satu keunggulan perkebunan pinang adalah sistem tumpangsari. Ini sangat membantu petani, karena tanaman pinang dapat memanen secara optimal sejak umur 5 tahun. Tanaman yang biasanya ditanam adalah tanaman palawija kacang-kacangan, jagung. Pemeliharaan dan Perawatan Untuk memperoleh hasil yang maksimal maka yang perlu diperhatikan adalah sebagai berikut Penyulaman Penyulaman terjadi pada tanaman pinang yang mati atau tanaman tidak sehat dengan 5% dari total populasi per hektar disediakan. Pemupukan Pemupukan tanaman pinang dilakukan dua kali setahun, di awal musim hujan dan di akhir musim hujan. Dosis pupuk untuk tanaman dari 4 tahun tanaman mulai berbunga adalah 100 g N; 40 g P 2 O 5; dan 140 g K2O setara dengan 220 g urea, 80 g TSP, dan 240 KCL dan 12 kg kompos atau pupuk kandang per pohon per tahun. Untuk tanaman muda berumur 1 tahun tanaman baru yang dibawa ke ladang hingga 3 tahun, dosis pupuk adalah 25%, 50% dan 75% dari dosis awal tanaman berbunga. Penyiangan Pengendalian gulma dilakukan sedemikian rupa sehingga tanaman tidak terganggu oleh gulma. Upaya harus dilakukan untuk memotong batang daerah piringan dengan diameter 0,5 hingga 2,0 m, tanpa rumput / gulma, yang tumbuh di atas pohon pinang. Pengendalian gulma terjadi setiap dua bulan. Pengairan Tanaman pinang sangat sensitif terhadap kekeringan. Karena itu penting untuk dilakukan penyiraman di daerah dengan musim kemarau panjang. Tergantung pada jenis tanah dan iklim tanaman harus disiram setiap 4-7 hari sekali. Pengendalian Organisme Pengganggu Seperti tanaman perkebunan lainnya, pinang tidak dapat dilindungi dari berbagai hama dan penyakit yang memengaruhi tanaman. Beberapa hama dan penyakit penting pada tanaman pinang mulai dari pembibitan sampai di gudang penyimpanan yang perlu diketahui. Proses Panen Panen berlangsung dalam dua cara Panen buah matang penuh atau buah akan mulai berubah menjadi kuning kemerahan. Di lahan seluas 1 hektar, dapat menghasilkan 1 ton pinang segar per bulan atau setara dengan 650 kg biji pinang kering. Memanen buah muda, untuk tanaman muda pinang ada 2 turunan yang laris manis di pasaran, yaitu biji pinang muda yang tidak mengeras masih berair atau sebagai Dogan. Dua buah pinang yang telah membentuk biji, biasanya jenis pinang muda ini dimasak sehingga bijinya lebih sulit daripada dikeringkan di bawah sinar matahari. Demikianlah pembahasan tentang budidaya pinang semoga dapat bermanfaat untuk anda. Baca Juga Artikel Lainnya 10 Manfaat Bunga Dahlia untuk Kesehatan15 Manfaat Bunga Lily untuk Kesehatan11 Manfaat Bunga Bakung untuk Kesehatan
Cara Menanam Pinang Agar Cepat Berbuah. Tingginya permintaan buah pinang untuk kebutuhan ekspor menjadikan faktor utama masyarakat banyak yang mencoba dan beralih untuk budidaya buah ini. Banyaknya manfaat yang dapat diperoleh dari buah minang menjadi faktor utama melonjaknya permintaan akan buah ini. bahkan, WHO sendiri juga sudah memprioritaskan pinang sebagai obat herbal yang kaya akan khasiat. Namun, tak jarang pula yang kurang memahami bagaimana cara menanam pinang agar cepat berbuah. Tak Sulit, Beginilah Cara Menanam Pinang Agar Cepat Berbuah Tanpa Harus Menunggu Lama Pinang akan bisa tumbuh dengan baik dan menghasilkan buah yang sangat banyak jika dilakukan dengan benar. Oleh karena itu, simaklah beberapa penjelasan di bawah ini tentang cara menanam buah pinang agar cepat berbuah dan tentunya tak memakan waktu yang lama. 1. Menyediakan Lokasi untuk Menanam Pohon Pinang Cara menanam pinang agar cepat berbuah yang pertama adalah dengan menyediakan lokasi yang tepat. Sebab, pertumbuhan buah pinang akan terpengaruh dengan lingkungan hidupnya. Pinang akan dapat tumbuh dengan subur jika ditanam pada lahan yang ada di dataran rendah yaitu memiliki ketinggian sekitar 1 – 600 mdpl. Tumbuhan pinang juga menyukai daerah yang beriklim tropis dengan kelembapan tanah yang cukup tinggi. Untuk itu saat memilih lahan, usahakan tanah yang ada di sana memiliki 4 sampai 8 ph dengan curah hujan 700 – 4500 mm / tahunnya. Meskipun termasuk tanaman tropis, namun pinang tetap membutuhkan cahaya matahari untuk kelangsungan hidupnya. hanya membutuhkan penyinaran sekitar 6 – 8 jam saja per harinya supaya batangnya memiliki kekuatan lebih dan tidak terlalu tinggi. 2. Memilih Bibit Pinang Dari Pohon Yang Berkualitas Hasil panen yang berkualitas dan melimpah berasal dari bibit yang berkualitas pula. Oleh karenanya memilih bibit pinang juga tak boleh asal-asalan. Bibit yang baik dihasilkan oleh pohon yang sehat dan berumur 10 tahun ke atas. Bentuk batangnya juga lurus, serta memiliki mahkota yang berbentuk setengah lingkaran. Yang paling terpenting pohon pinang tetap menghasilkan buah yang stabil dalam kurun waktu 4-5 tahun lamanya. Pohon pinang yang menghasilkan bibit berkualitas juga dapat diamati dari jumlah daunnya. Jika daunnya berjumlah 8 helai lebih dengan dilengkapi lebih dari 4 tandan buah maka bisa dipastikan jika pohon itu cocok untuk penghasil bibit. Cara menanam pinang agar cepat berbuah yang kedua ini memang cukup menguras energi. Sebab, harus meneliti dan mengamati dari satu pohon ke pohon lain. namun, jika tak ingin ribet Lentera Mantang – Bibit Pinang Unggul bisa menjadi solusi yang paling tepat. 3. Proses Pembibitan Setelah menemukan lahan yang cocok dan bibit yang tepat, maka tahapan cara menanam pinang agar cepat berbuah berikutnya adalah melanjutkan proses pembibitan. Hal pertama yang harus dilakukan ialah menyediakan polybag yang berukuran 15 cm. lalu bawah polybag itu dilubangi agar air tidak menggenang di permukaan tanah saat di siram. Isi polybag dengan tanah yang mengandung kompos, namun hanya 2/3 saja. Setelah itu, masukkan bibit pinang ke polybag tadi. Tunggu sampai umurnya mencapai 4-5 bulan sampai bibit pinang mulai tumbuh dengan sehat. 4. Proses Penanaman Cara menanam pinang agar cepat berbuah selanjutnya, yaitu proses penanaman pohon pinang. Setelah menununggu 4-5 bulan lamanya bibit sudah siap untuk pindah ke lahan yang lebih luas. Saat menanamnya pun tak boleh dilakukan secara sembarangan harus memperhatikan prosedur yang sesuai. Jarak minimal untuk pohon pinang satu dengan yang lainnya harus berkisar 3 meter x 3 meter, pasang bambu ajir pada sekitar pinang agar lebih rapi. Baca Juga Jarak Tanam Ideal Antar Pinang yang Wajib Diketahui Jarak penanaman pohon pinang akan sangat berpengaruh pada proses pertumbuhannya. Oleh karena itu meskipun terlihat sepele, hal ini tidak boleh dilewatkan. Lakukan juga proses perawatan setelah pinang mulai tumbuh. Seperti melakukan pemupukan, penyiraman, pembasmian hama dan penyakit, penyulaman serta penyiangan. Pupuk yang diberikan juga tak boleh terlalu banyak harus cukup. Perawatan tersebut juga akan membuat pohon bisa menghasilkan buah yang banyak. 5. Proses Perawatan Pada tahapan cara menanam pinang agar cepat berbuah kali ini sangat penting. Proses perawatan juga terdiri dari perawatan harian tanaman pinang, pemupukan hingga penanganan jika terserang hama dan penyakit tanaman pinang. Pemupukan merupakan hal yang harus diperhatikan agar pinang bisa cepat berbuah dan hasil panennya lebat karena dengan pemupukan, kita sebagai petani pinang bisa menjamin ketersediaan nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman pinang. Terkait pupuk pinang biasanya yang digunakan adalah pupuk kimia dan pupuk organik, dengan pemberian dosis pemupukan yang secukupnya. Pinang bukan tanaman yang perlu dipupuk setiap 3-4 bulan sekali. Pemberian pupuk pada pinang mesti diperhatikan jangan sampai berlebihan . 6. Proses Panen Tahap ini adalah bagian yang terakhir. Memasuki usia 4-5 tahun pohon pinang sudah bisa dipanen buahnya. Panen ini dibedakan menjadi 2 yaitu panen buah matang dan panen buah yang setengah matang. Buah pinang ini bisa dijual dalam bentuk masih fresh atau dikeringkan terlebih dahulu. Semuanya memiliki nilai jual yang tinggi meskipun memiliki perbedaan harga di pasarannya. Baca Juga Proses Pengolahan Pinang Kering Agar Tahan Lama Demikianlah penjelasan secara singkat tentang bagaimana cara menanam pinang agar cepat berbuah tanpa memakan waktu yang lama. Pada umumnya memang penanaman pohon pinang membutuhkan perhatian yang lebih ekstra dibandingkan dengan komoditas lain. namun, hasil penjualan panen yang akan didapat oleh petani akan jauh lebih banyak, mengingat buah pinang sudah berhasil masuk ke negara lain. Salam Sukses Petani Pinang Indonesia
Cara budidaya tanaman pinang agar cepat berbuah - Pinang salah satu tanaman produktif yang banyak di temukan di daerah Indonesia seperti di Aceh, Sumatera Barat, Jambi, Bengkulu, Riau, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, NTB, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Papua dan petani di Irian pinangPinang termasuk salah satu tanaman palma yang tumbuh di daerah Pasifik, Asia dan Afrika bagian timur. Pinang juga merupakan nama buahnya yang banyak diperdagangkan di beberapa untuk di perdagangkan,pinang juga bisa bermanfaat untuk kesehatan seperti untuk mengatasi bau mulut, Melindungi gigi, cacingan, meningkatkan nafsu makan, meningkatkan gairah seksual dan lain Budidaya PinangPinang bisa di tanam di dataran tinggi atau pun rendah, dan termasuk tanaman yang sangat mudah tumbuh dan tidak memerlukan pupuk seperti tanaman kelapa sawit. Pinang bisa di tanam dengan dua cara yaitu dengan di tunggal atau disemai buahnya dalam cara di tunggal kita harus lihai memilih buah pinang yang unggul dengan cara pilih pohon pinang yang sudah tua dan berumur sekitar 15 sampai 20 tahun. Ditakutkan kalau kita memilih pohon pinang yang baru berbuah tidak akan berbuah maksimal seperti yang kita kita pilih buah pinang yang unggul, buahnya langsung di tunggal ke tanah dengan jarak 2 meter untuk satu menggunakan metode penyemaian, sediakan polybag ukuran 20/10 × 20cm kemudian cari tanah yang ada pupuk kompos seperti di kandang sapi atau kambing. Setelah disemai tunggu usia pinang sampai 5 bulan baru bisa Pemeliharaan Pohon PinangUntuk mencapai hasil maksimal kita harus meperhatikan tanaman yang mati atau yang tidak sehat, agar segera di ganti dengan yang baru. Setelah itu penyingangan gulma secara rutin 3 bulan sekali baik menggunakan mesin pemotong rumput, parang atau obat pembasmi itulah dia sedikit pengetahuan mengenai cara budidaya tanaman pohon pinang agar cepat berbuah. Semoga informasi tentang budidaya pinang ini dapat bermanfaat bagi para petani! KLIK DONASI VIA PAYPAL Bantu berikan donasi jika artikelnya dirasa bermanfaat. Donasi akan digunakan untuk memperpanjang domain Terima kasih.
Cara Menanam Pinang. Tanaman pinang atau bahasa ilmiahnya Areca Catechu belakangan ini menjadi komoditas hasil bumi andalan dibeberapa daerah, terutama Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi hingga Kalimantan Barat. Dengan nilai jual per kilogram yang lumayan tinggi dan permintaan yang besar dari negara – negara di Asia Selatan India, Pakistan, Bangladesh, Sri Lanka, Nepal, Asia Barat Saudi Arabia, Uni Emirate Arab, Afganistan, Iran, Asia Tenggara Singapore, Malaysia, Thailand, Vietnam, Myanmar dan Cambodia. Kunjungan Ke Kebun Indukan Untuk Mengetahui Cara Menanam Pinang Yang Tepat Beberapa tahun ini budidaya pinang mulai digalakkan dengan intensif yang sebelumnya petani menanam pinang hanya sebagai tanaman pagar pembatas dipinggir kebun. Padahal, jika dikelola dengan tepat, perkebunan pinang bisa memberi hasil yang lebih dibandingkan perkebunan kelapa sawit. Sebelumnya, cara menanam pinang yang dilakukan sangat tradisional, karena tanaman pinang hanya dianggap sebagai tanaman pembatas kebun saja. Sejak tahun 2012, seiring dengan terus meningkatnya permintaan biji pinang kering yang diperuntukan sebagai komoditas ekspor, cara menanam pinang dibuat sedemikian rupa agar lebih efektif dan menghasilkan panen yang berlimpah. Untuk cara menanam pinang yang tradisional saja, hasil panennya cukup menggiurkan, apalagi dilakukan intensifikasi dalam cara menanam pinang ini. Berikut Cara Menanam Pinang yang Mudah dan Efektif 1. Penentuan Lahan Untuk menanam pinang, lahan yang akan digunakan untuk perkebunan pinang harus memenuhi beberapa persyaratan, agar memberi hasil berkalilipat, biarpun tidak menutup kemungkinan pinang bisa hidup ddan berbuah dikondisi lahan seperti apapun. Berikut syarat lahan yang ideal untuk perkebunan pinang Tanaman pinang bisa berproduksi diketinggian 0,1 mdpl hingga 1000 mdpl Idealnya tanaman pinang bisa berbuah optimal diketinggian dibawah 600 mdpl Tingkat pH keasaman tanah yang baik u/ tanaman pinang dari pH 4 hingga pH 8 Kondisi tanah yang ideal adalah tanah bereasi baik Solum tanah tanapa lapisan cadas,jenis tanah laterik, lempung merah dan aluvial Curah hujan diareal budidaya pinang 750 – mm/tahun atau 100 – 150 hari hujan sepanjang tahun Suhu yang baik untuk tanaman pinang berkisar 20′ C – 32′ C Kelembaban udara 50-90% Penyinaran 6-8 jam/hari 2. Pembibitan Pinang Setelah menemukan lahan yang sesuai dengan syarat – syarat tumbuh pinang yang optimal, tahap selanjutnya adalah melakukan pembibitan pinang. Ada beberapa tahapan proses pembibitan pinang yang akan dijabarkan sebagai berikut Menyiapkan polybag berukuran 14 cm x 20 cm atau biasanya disebut juga polybag 1 Kg. Media tanam bisa menggunakan tanah biasa. Jika ingin dicampur kompos atau pupuk kandang bisa dengan komposisi 2/3 tanah dan 1/3 pupuk kandang atau kompos. Tanam benih/buah pinang pilihan pada polybag dengan posisi tunas kearah lurus keatas. Penyiraman dilakukan 2-3 hari sekali. Jangan terlalu sering dan banyak, karena menyebabkan bibit busuk. Pemupukan dilakukan ketika bibit berusia 3-4 bulan di polybag. 3. Penanaman Pinang Apabila bibit sudah tumbuh sehat, maka cara menanam pinang selanjutnya adalah memindahkan dari polybag ke lahan yang akan digunakan sebagai perkebunan pinang. Beberapa poin yang mesti diperhatikan diproses penanaman sebagai berikut Jarak tanam minimal 2,75 meter x 3 meter. Agar penanaman lahan terlihat rapi dan optimal , sebaiknya diberikan bambu ajir disekitar tanaman. Dalam 1 hektar, bisa menampung 1200 batang pohon pinang. Jarak tanam sangat mepengaruhi proses masuknya sinar matahari ke tanaman. Proses penyinaran matahari sangat berpengaruh terhadap tanaman pinang antara lain – Ruas batang lebih pendek – Tanaman tidak cepat tinggi – Akar dan batang lebih kokoh – Tingkat pertumbuhan bunga menjadi buah lebih tinggi Lubang tanam pinang dibuat dengan ukuran 50 cm x 50 cm x 50 cm. Lubang tanam harusnya dibuar 1 bulan sebelum penanaman ke lahan, karena lubang tanam perlu disinari matahari selama 1 bulan. Setiap lubang dimasukkan pupuk dolomite 1 Kilogram untuk jenis tanah gambut. Salah satu kelebihan dari perkebunan pinang adalah bisa dilakukannya sistem penanaman tumpang sari. Ini sangat membantu petani dikarenakan pinang bisa optimal panen ketika mencapai usia 5 tahun. Tanaman yang biasa ditanam adalah tanaman palawija kacang – kacangan, jagung, kopi, cokelat dan pisang. Saran dari kami, sebaiknya untuk diawal tanam, bisa menggunakan tanaman palawija sebagai tumpangsari pinang. Jika pinang sudah mulai belajar berbuah, baru tanam juga kopi atau cokelat sebagai tanaman tumpangsari diantara pinang. 4. Cara Pemeliharan Tanaman Pinang Cara menanam pinang selanjutnya adalah proses pemeliharaan atau perawatan tanaman pinang yang sudah dipindahkan ke lahan. Untuk memperoleh hasil maksimal, maka diperlukan perhatikan adalah sebagai berikut Penyisipan tanaman sulam, untuk tanaman pinang yang mati atau tidak sehat, sebaiknya dicadangkan 5% dari total populasi yang ditanam Pemupukan, dilakukan setahun 1-2 kali, diawal musim penghujan dan / atau diakhir musim penghujan. Penyiangan gulma, dilakukan sebulan 2 kali, agar tidak ada gulma/rumput yang tumbuh melebihi tanaman pinang 5. Panen dan Pasca Panen Untuk panen buah pinang umunya dilakukan dengan dua cara, yaitu Panen buah masak penuh, atau buah sudah mulai berwarna kuning kemerah-merahan. Untuk skala 1 hektar, bisa menghasilkan 5 Ton buah pinang tua segar per bulan, atau setara dengan 1 Ton biji pinang kering. Panen buah muda, untuk pinang muda ada 2 produk turunan yg laku dipasaran, yaitu pinang muda yang belum keras bijinya masih berarir atau dogan. Kedua pinang yang sudah terbentuk bijinya, biasanya pinang muda jenis ini akan direbus supaya bijinya lebih keras kemudian dijemur. Untuk penanganan pasca panen buah pinang masak, ada 2 jenis pinang kering yang punya nilai atau harga yang tinggi dipasaran, antara lain 1. Pinang Belah Untuk proses ini, setiap pinang yang baru dipanen bisa langsung dibelah dan dijemur agar proses pengeringan bisa lebih cepat, kemudian setelah dijemur 2 hari, biji pinang bisa dicungkil dari kulitnya. Proses pinang cungkil ini membutuhkan waktu yang relatif singkat, berkisar 5-7 hari dari proses pembelahan buah hasil panen. 2. Pinang Utuh / Bulat Diproses dengan cara menjemur sampai kering pinang beserta kulit dan isinya yg masih utuh baru dipanen selama 3-4 minggu. Kemudian jika sudah mulai kering dan terasa goyang biji didalamnya, biji pinang bisa dikeluarkan dari kulitnya. Proses ini memang memakan waktu relatif lama, karena memastikan biji pinang dalam kondisi kering maksimal didalam buah pinang utuh. Namun dibalik prosesnya yang relatif lama dibandingkan pinang belah cungkil, harga jual untuk pinang utuh di kelas / grade / mutu yang sama cenderung lebih tinggi dibandingkan pinang belah. Saat ini, kulit pinang atau sisa dari pinang cungkil sudah mulai laku dipasaran ekspor bersama upih atau pelepah pinang. Kami sudah pernah melakukan ekspor kulit pinang kering ke Republik Rakyat Tiongkok. Demikian tips cara menanam pinang mulai dari pemilihan lahan hingga penanganan pasca panennya. Jika Anda ingin berkonsultasi terkait budidaya pinang ataupun ingin mencoba budidaya pinang, bisa menghubungi kami Lentera Mantang – Bibit Pinang Unggul. Salam Sukses Petani Pinang Indonesia !!!
cara tanam pinang agar cepat berbuah